Minggu, 21 Maret 2010

Manfaat Telur Bagi Tubuh

TELUR. Seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat akan bahaya kolesterol, selain daging, kuning telur kini termasuk makanan yang dihindari. Padahal, para ahli kini menyimpulkan bahwa telur tidak memengaruhi kadar kolesterol secara signifikan.

Hal itu didukung oleh data statistik berdasarkan 224 studi mengenai diet yang dilakukan selama 25 tahun. Diketahui bahwa bukan kolesterol yang memengaruhi kadar kolesterol dalam darah, tetapi lemak jenuh. Telur diketahui hanya mengandung sedikit lemak jenuh.

Penelitian terkini juga menunjukkan bahwa mengonsumsi telur bisa memperbaiki kadar lipid (kolesterol) seseorang yang kolesterolnya naik saat mengonsumsi makanan kaya kolesterol.

Ada begitu banyak nutrisi penting dalam sebutir telur. Sebut saja choline, yang sangat penting untuk fungsi otak dan kesehatan.

Satu buah kuning telur mengandung lebih dari 25 persen kebutuhan choline setiap hari. Orang dewasa membutuhkan 425 g choline per hari, sedangkan anak balita butuh 250 gr per hari. Sebuah penelitian mengungkapkan konsumsi choline yang cukup bisa menurunkan risiko kanker payudara.

Telur juga mengandung anti-oksidan serta lutein yang membantu mencegah gangguan penglihatan akibat penuaan dan katarak. Kadar lutein dalam telur bahkan lebih banyak dibanding pada sayuran berdaun hijau.

Orang yang punya penyakit jantung pun tidak disarankan untuk pantang telur. Mereka disarankan untuk mengurangi konsumsi kuning telur menjadi dua kali dalam seminggu. Studi terkini juga tidak menemukan kaitan antara makan enam kuning telur setiap minggu dengan kejadian serangan jantung atau stroke pada orang sehat.

Untuk mendapatkan manfaat lebih dari telur, saat ini di pasaran tersedia telur yang sudah diperkaya dengan omega-3. Telur yang diperkaya ini termasuk dalam telur plus-plus. Karena selain mengandung nutrisi dalam telur, juga mengandung asam lemak yang melindungi jantung.

Para ahli merekomendasikan konsumsi 1.000 mg DHA dan EPA setiap hari, mengingat kebanyakan orang jarang mengonsumsi ikan. Untuk mendapatkan manfaat yang sama, disarankan mengonsumsi telur yang sudah diperkaya dan mengandung 300 mg omega-3 ini.

Sumber:kesehatan.kompas.com

Kode Etik Menggunakan Radio Komunikasi

A. Komunikasi Point to Point
1. Memantau dahulu / memonitor pada frekwensi / kanal yang diinginkan
2. Wajib menyebutkan 10-28 (callsign) & 10–20 (posisi / tempat) memancar
3. Menyebutkan 10-28 dan biasakan mengucapkan kata ganti pada akhir pembicaraan
4. Memberikan kesempatan / prioritas kepada penyampai berita-berita yang penting
5. Menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar
6. Mengatur jalur / kanal apabila muncul pertama kali di kanal / frekwensi
7. Apabila jalur / kanal sibuk sementara butuh komunikasi agak panjang dengan seseorang, sebaiknya bergeser (tidak memonopoli kanal/ frekwensi)
8. Menggunakan Kode Ten (kode 10) untuk efisiensi komunikasi
9. Membiasakan menulis di Log Book, dicatat dengan siapa berkomunikasi dan kapan / tanggal dan waktu komunikasi dilakukan
10. Menggunakan Nama Panggilan Juliet Zulu, No Daerah dan Suffiknya, contoh JZ12AR
11. Dilarang menjadi net pengendali apabila sedang dalam statiun bergerak
B. Komunikasi melalui Repeater / pancar ulang
1. Memonitor dahulu selama 3-5 menit
2. Memperhatikan siapa yang sedang berkomunikasi
3. Memperhatikan apa yang sedang dikomunikasikan. (penting/tidak)
4. Masuk pada spasi atau interval (tidak perlu menggunakan kata break atau contact), dengan menyebutkan Callsign (10-28) dan apabila ingin berkomunikasi / memanggil seseorang, langsung memanggil dengan menyebut 10-28 orang yang dipanggil (contoh: JZ12AR memanggil JZ12DM, maka pada jeda spasi JZ12AR langsung masuk dengan mengatakan: JZ12DM, JZ12AR 10-25)
5. Tidak perlu tergesa-gesa, komunikasikan dengan kata-kata yang jelas dan mudah dimengerti / difahami
6. Berkomunikasi seperti pada kanal / frekwensi kerja biasa
7. Apabila ada hal yang bersifat darurat / emergency silahkan gunakan interupsi pada spasi / interval.
8. Jangan memonopoli frekwensi dengan berkomunikasi hanya dengan satu orang, dan selalu memberikan kesempatan kepada orang lain yang mau menggunakan pancar ulang
9. Membiasakan mengucapkan kata ganti pada akhir pembicaraan.
10. Memberikan kesempatan kepada pengguna di lapangan / stasiun bergerak yg menggunakan perangkat dengan kemampuan terbatas
11. Mengutamakan / memberikan kesempatan pada pembawa berita yg bersifat emergency / darurat
12. Tidak dianjurkan berkomunikasi melalui repeater dengan menggunakan peralatan penguat mikrofon seperti: Echo, ALC, dsb - karena audio justru akan menjadi melebar dan tidak nyaman bagi orang lain yg mendengarkan.
C. Penggunaan kata INTERUPSI
1. Apabila mau memotong / menyela pembicaraan disebabkan ada sesuatu informasi yang penting, gunakan pada saat jeda komunikasi atau spasi, kemudian masuk dengan menyebutkan identitas diri, Contoh : JZ12AR interupsi ... dan yang sedang berkomunikasi sebaiknya mempersilahkan yg menginterupsi menggunakan frekwensi
2. Setelah selesai kepentingannya sebaiknya dikembalikan pada pengguna sebelumnya dengan mengucapkan : Terima Kasih
3. Kata Break atau Contact sebaiknya tidak dipakai, baik untuk keperluan menyela pembicaraan maupun apabila hanya ingin bergabung didalam pembicaraan / komunikasi
4. Apabila tidak ada sesuatu yang penting dan hanya ingin bergabung maka pada saat jeda / spasi cukup menyebutkan identitas diri, Contoh: JZ12AR masuk / bergabung atau cukup dengan menyebut JZ12AR saja
5. Apabila mengetahui ada yang mau bergabung, pengguna sebelumnya sebaiknya juga merespon, Contoh: Terdengar JZ12AR, mohon bersabar satu dua kesempatan
PENGGUNAAN STASIUN KRAP
1. Stasiun KRAP hanya boleh digunakan untuk komunikasi radio dalam negeri
2. Stasiun KRAP dapat digunakan untuk kegiatan :
a. Hubungan persahabatan dan persaudaraan antar sesama anggota;
b. Pembinaan, penyuluhan dan kegiatan RAPI;
c. Bantuan komunikasi dalam rangka kegiatan kepramukaan, olah raga, sosial kemasyarakatan dan kegiatan kemanusiaan lain;
d. Penyampaian berita marabahaya, bencana alam, dan pencarian dan pertolongan (SAR).
3. Kegiatan KRAP di luar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam point (1) yang kegiatannya berskala nasional harus mendapat persetujuan Direktorat Jenderal sedang kegiatan yang berskala Daerah harus mendapat persetujuan Kepala Dinas Propinsi
4. Dalam kegiatan KRAP wajib menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar.
5. Stasiun KRAP dilarang digunakan untuk :
a. Memancarkan berita yang bersifat politik, SARA, dan atau pembicaraan lainnya dapat menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban;
b. Memancarkan pemberitaan / berita yang bersifat komersial;
c. Memancarkan berita sandi kecuali kode-10 (ten-code);
d. Berkomunikasi dengan stasiun KRAP yang tidak memiliki izin atau stasiun radio lain selain stasiun KRAP;
e. Disambungkan dengan jaringan telekomunikasi lain milik penyelenggara telekomunikasi;
f. Memancarkan berita merabahaya atau berita lain yang tidak benar;
g. Memancarkan informasi yang tidak sesuai peruntukannya sebagai sarana komunikasi radio antara lain memancarkan musik-musik, menyanyi, pidato, dongeng, pembicaraan asusila.
6. Stasiun KRAP atau perangkat KRAP dilarang digunakan sebagai sarana komunikasi untuk kepentingan dinas instansi pemerintah/swasta.
7. Stasiun KRAP dilarang digunakan di atas kapal laut atau di pesawat udara
8. Stasiun KRAP dengan seizin pemiliknya dapat digunakan oleh pemegang IKRAP lainny dengan mematuhi ketentuan-ketentuan yang berlaku
9. Stasiun KRAP meskipun dengan sepengetahuan pemiliknya tidak diizinkan untuk digunakan oleh seseorang yang tidak memiliki IKRAP
10. Stasiun KRAP harus dapat dikenali dari nama panggilan yang setiap kali dipancarkan dengan menyebut nama panggilan (10-28) pada permulaan dan akhir komunikasi radio yang diselenggarakan, dilaksanakan paling sedikit setiap 3 (tiga) menit sekali

Sumber : http://sites.google.com/site/rapi1803/etika-komunikasi

Kode Etik Menggunakan Chatting

Chatting tidak hanya populer kalangan remaja saja namun sekarang ini, sudah merambah kalangan dewasa bahkan orang tua sekalipun. Dengan chatting, kita bebas mengobrol apa saja mulai dari pekerjaan kantor, persahabatan, pelajaran sekolah, mata kuliah, percintaan & perjodohan, sampai dengan hal bersifat pribadi sekali pun. Saking bebasnya kadang-kadang membuat chatter-chatter kebablasan tanpa kontrol yang mungkin dapat membuat chatter lainnya marah dan tersinggung. Walaupun pada saat chatting, tidak terjadi tatap muka secara langsung, namun hal itu seharusnya tidak membuat para chatter meninggalkan etika ketimuran seperti dalam pergaulan pada umumnya. Sehubungan dengan etika dalam chatting, sudah banyak artikel di blog-blog, situs-situs, atau media lainnya yang mengulasnya, namun tidak ada salahnya untuk mengingatkan kembali akan pentingnya hal tersebut, maka pada TIPS DAN TRIK KOMPUTER kali ini akan memberikan tips tips dan etika yang ada hubungannya dengan chatting.
Sebenarnya kita semua sudah sepakat dan mengetahui etika chatting (walau pun tidak disebutkan secara tertulis), namun kita belum menyadari sepenuhnya untuk mempraktekkannya dengan benar. Nah, etika chatting tersebut antara lain, di bawah ini.

• Harus Sopan, siapa pun partner chatting kita, mengenalnya atau tidak, jangan sampai kita memperlakukan partner chatting dengan tidak sopan, seperti mengetikkan kata-kata porno atau kata-kata yang kasar atau tidak pantas lainnya.
• Jangan memaksakan kehendak, apapun alasan partner chatting sehingga dia tidak mau melayani percakapan dengan kita, kita harus menghormatinya dan tidak boleh memaksanya untuk menjawab atau meladeni percakapan kita.
• Harus Jujur, usahakan untuk menuliskan sesuatu apa pun dengan jujur (kecuali untuk hal-hal yang menyangkut privasi), karena hal ini akan membuat partner chatting kita percaya dan menghargai kita. Yakinlah bahwa sejelek atau seburuk apa pun, jika kita mengatakannya dengan jujur, orang lain akan menghargai kita dengan baik dan mengangkat topi untuk itu. Yang sering kita jumpai (bahkan saya sendiri) adalah sulit untuk mengatakan apa adanya, seperti umur, status, atau perkerjaan.
• Jangan suka mengganggu dan iseng, walaupun partner chatting keliatan online, belum tentu dia mempunyai waktu untuk melakukan chatting dengan kita, siapa tahu dia mempunyai pekerjaan yang memerlukan konsentrasi. Jika demikian, kita tidak boleh mengganggunya atau mengisenginya dengan mengetikkan “BUZZ” terus menerus.
• Jangan pernah membawa SARA, karena hal ini sangat sensitive yang dapat memicu perselisihan dan yakinlah hal ini tidak akan memberi manfaat apa-apa bagi kedua belah pihak.
• Ucapkan salam, tidak ada buruknya jika ucapan salam diterapkan pada saat chatting yang justru dapat menambah suasana keakraban. Pada setiap perjumpaan kita bisa mengetikkan selamat siang, halo, hi, atau senang bertemu Anda kembali, atau jika ingin mengakirinya, bias mengetikkan selamat tinggal, bye, atau sampai ketemu lagi.
• Jangan menuliskan dengan HURUF BESAR (kapital) karena hal ini engandung arti teriakan sehingga dapat membuat partner chatting marah atau tersinggung.
• Aktifkan status offline, hal ini dapat menjadi alternative jika Anda sedang sibuk dan tidak ingin “diganggu” chatter lain, dan ini sah-sah saja.
• Jangan terlalu banyak membuka dialog pada saat yang bersamaan, jika Anda tidak ingin dikatakan tidak serius oleh partner chatting Anda, karena harus melayani banyak dialog dengan yang lain. Selain itu, jika sembari menyelesaikan tugas pekerjaan, maka akan sangat mengganggu kelancaran pekerjaan Anda tersebut.
• Jangan lupa minta izin kepada partner chatting, pada saat kita ingin meninggalkan komputer, siapa tahu dia sedang menunggu jawaban dari kita.
• Jika Anda salah masuk room dengan tema yang tidak Anda sukai, jangan sekali-sekali membelokkan tema obrolan sesuai keinginan Anda, kecuali Anda sudah mendapat mandat dari chatter lainnya. Atau lebih baik Anda keluar dari room tersebut. Selain etika chatting yang telah disebutkan di atas, ada tips chatting lain yang mungkin perlu kita ketahui adalah, antara lain seperti di bawah ini.
• Gunakanlah nickname yang baik dan sopan.
• Jangan menggunakan nama asli sebagai nickname Anda.
• Jangan pernah memberikan alamat dan nomor telepon kepada chatter yang belum Anda kenal sama sekali.
• Jika Anda menggunakan webcam, jangan sembarangan memberi izin kepada chatter yang tidak Anda kenal.
• Jika ingin memview webcam dari partner chatter, harus meminta izin dengan baik-baik kepadanya, kalau pun tidak diizinkan Anda harus menghormatinya.
• Jika harus melakukan copy darat, pastikan Anda tidak sendirian, hal ini untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
• Jangan pernah melayani chatter yang menggunakan kata-kata kasar atau tidak sopan.

Sumber : http://chem4nk.com/artikel/36-etika/55-tips-dan-etika-chatting.pdf

Kode Etik Menggunakan Email

Dalam mengirimkan/membalas email , kita perlu mengetahui etika atau sopan santun supaya yang membaca email kita nyaman. Etika dibagi 2 yaitu secara content dan secara tata penulisan:
1. Content Email

- Pastikan judulnya relevan dengan isi email.
Jika reply atau formard email pastikan hanya sekali re atau Forward, jangan Re Re Re dan seterusnya
- Sapa tujuan email, misal
`Hallo Bapak Iwan,
Mengenai ......`

- Mengenai isi email, usahakan email sependek mungkin. Jika mereply, delete informasi-informasi yang berulang-ulang misalnya signature yang berulang-ulang maupun pesan yang sudah tidak relevan lagi. Jika menyertakan file attachment, pastikan ukurannya terkecil yang bisa dilakukan. Jika file JPEG, pastikan ukurannya sudah diperkecil.

- Kemudian pastikan akhiri dengan nama anda dan signature dengan format:
Nama
Jabatan - Company
No Telpon
Email
Website
2. Mengenai penulisan:
Pakai huruf yang berukuran sedang. Pakai bold untuk yang benar-benar penting. Untuk warna, hati-hati dalam pemakaian warna terutama warna merah. Juga jangan memakai huruf kapital semua, pakai huruf kapital sesuai kepentingan misalnya singkatan. Salah tata penulisan akan membangkitkan suasana tidak enak.
Pakai tanda baca yang normal. Jangan berlebihan seperti ????? atau !!!!.
3. Ukuran file
Jika anda menyertakan attachment, buatlah attachment sekecil mungkin. Attachment di bawah 5MB masih diterima secara umum. Di atas 5 MB, pastikan penerima email anda memiliki koneksi internet yang cepat.

sumber : http://www.prowebpro.com/articles/etika_email.html

Etika Menggunakan Handphone

Siapa sih di zaman sekarang ini yang tidak punya ponsel alias handphone alias Hape? Semua orang, mulai dari anak-anak sampai orang dewasa, kini sudah tidak bisa terlepas dari yang namanya ponsel. Kemanapun dan kapanpun kita pergi, ponsel akan jadi teman setia yang siap menemani perjalanan kita.
Tapi seiring dengan semakin ‘merakyatnya’ ponsel, kesadaran kita akan etika ber-ponsel justru semakin hari semakin dirasa kurang. Maka jangan mengherankan bila kita sering melihat orang-orang menggunakan ponselnya “semau gue” alias tanpa memperhatikan faktor etika ber-ponsel.
Berikut ini beberapa etika ber-ponsel yang masih seringkali orang langgar bahkan tidak memperdulikannya (bisa jadi karena ketidaktahuan atau mungkin karena ketidakpeduliaan akan etika itu sendiri)

> Melakukan Pembicaraan Pribadi di Tempat Umum
Sering banget terjadi, entah itu di mall, restoran atau di jalan sekalipun. Kita sering melihat atau bahkan mendengar orang-orang melakukan pembicaraan pribadi lewat ponsel di tempat umum. Memang hak setiap orang untuk memiliki kebebasan berbicara, tapi mengekspos atau bahkan membicarakan masalah pribadi di tempat umum dan di dengar oleh orang-orang sekitar, akan sangat menyebalkan bagi siapa saja yang mendengarnya. Anda tentu tidak ingin kan orang lain tahu kalau tadi malam anda ngapain aja sama pacar anda, atau tentu anda tidak ingin orang lain melihat anda tertawa sendiri atau menangis sendiri, hanya karena anda melakukan pembicaraan pribadi di tempat umum. Tidak lucu jadinya kan, bila anda yang sedang bertengkar dengan sang pacar, menjadi tontonan orang-orang di sekitar? Untuk itu mulai dari sekarang, bila anda menerima telepon dari seseorang dan ‘berniat’ melakukan pembicaraan secara pribadi dan kebetulan anda berada di tempat umum, sebaiknya mintalah lawan bicara anda untuk menelepon balik saat anda sudah berada di tempat yang sepi dan bukan di tempat umum.

>Berbicara terlalu keras
Senang karena lawan bicara anda (di telepon) mendapat hadiah atau berhasil menggaet gebetannya, lalu anda berteriak kegirangan? Jangan gila dunks? Bisa-bisa anda disangka orang gila beneran, karena orang lain akan menganggap bahwa anda berteriak tanpa sebab dan tanpa alasan? Selain itu berbicara terlalu keras akan sangat mengganggu orang-orang di sekitar anda, hormatilah orang-orang yang ingin mendapatkan ketenangan ketika berada di restoran, atau ketika berjalan-jalan di taman. Jangan sampai anda membuat mereka marah atau merasa terganggu, hanya karena anda berbicara yang keras dengan lawan bicara anda di ponsel. Kalau ingin bicara keras dan bahkan setengah teriak, sebaiknya lakukan saat menonton pertandingan sepakbola secara live di stadion, atau ketika anda jadi kapten kapal di Pirates of Caribean?

> Menyela Pembicaraan
Sangat menjengkelkan bila kita sedang serius-seriusnya ngobrol, tiba-tiba lawan bicara kita malah menerima telepon dan menghentikan obrolan dengan kita. Bagaimanapun lawan bicara “face to face” itu lebih penting daripada anda menerima telepon dan menyela pembicaraan. Anda tentu tidak mau kan bila kemudian ditinggal sendirian dan restoran atau di jalan, hanya karena anda harus menerima telepon? Oleh sebab bila anda sedang melakukan pembicaraan berdua, apalagi yang menyangkut masalah bisnis, sebelum memulai pembicaraan sebaiknya matikan dulu ponsel anda atau paling tidak aktifkan mailbox anda, sehingga tidak ada telepon yang akan mengganggu acara anda berdua.

> SMS-an ketika sedang Ngobrol
Hal lain yang akan membuat jengkel lawan ngobrol anda adalah SMS-an ketika anda ngobrol dan anda tidak memperhatikan apa yang teman anda bicarakan, karena anda terlalu asik SMS-an. Anda akan dicap sebagai orang yang tidak sopan dan tidak punya etika karena tidak menghargai lawan ngobrol anda.

> SMS-an ketika Anda Berkendaraan
Sayang di negara kita belum ada peraturan yang melarang setiap pengendara motor atau mobil untuk tidak SMS-an ketika berkendaraan. Saat anda menerima sebuah SMS dan kebetulan anda sedang berkendaraan, kalau anda ingin membaca dan membalasnya sebaiknya berhenti dan menepilah ke pinggir jalan. SMS yang anda terima dan harus anda balas mungkin sangat penting bagi anda, tapi ada yang jauh lebih penting, yaitu keselamatan anda sendiri dan keselamatan pengguna jalan lainnya. Jangan sampai anda mengorbankan faktor keselamatan diri anda dan pengguna jalan lainnya, hanya karena sebuah SMS.

> Ringtone yang terlalu Keras
Semua orang sedang asyik memperhatikan pelajaran yang sedang disampaikan oleh guru, atau peserta rapat sedang konsentrasi penuh menerima pengarahan dari atasan, dan tiba-tiba suasana jadi kacau dan penuh kegaduhan hanya karena tiba-tiba Ponsel anda berbunyi dengan keras dan seketika juga anda jadi pusat perhatian, dan semua orang memandang anda dengan tatapan mata yang heran dan bahkan penuh dengan kekesalan, atau yang lebih buruk lagi anda jadi bahan cemoohan. Nah, anda tentu tidak ingin kan kejadian seperti ini menimpa anda? Untuk itu, saat anda akan mengikuti sebuah pertemuan resmi atau ketika anda ingin mengikuti sebuah rapat atau anda berada di ruang kelas untuk belajar, sebaiknya aktifkan mode silent pada ponsel anda, sehingga ketika anda telepon masuk, cukup anda sendiri yang tahu tidak perlu semua orang di sekeliling anda mengetahuinya.

> Sadari dimana Anda Berada
Sangat penting anda perhatikan, dimana sekarang anda berada? Karena ada beberapa tempat, yang ‘melarang’ anda mempergunakan ponsel dan melakukan pembicaraan lewat ponsel anda. Contohnya saat anda berada di sebuah perpustakaan atau ketika anda sedang berada didalam sebuah rumah ibadat. Sebaiknya ketika anda berada di tempat-tempat seperti ini, matikan saja ponsel anda atau aktifkan mode silent. Biar anda tidak mengganggu orang-orang yang memang memerlukan ketenangan.

Sumber : http://www.tasikisme.com/index.php?option=com_content&view=article&id=594:etika-ber-ponsel-yang-semestinya-anda-taati&catid=43:mobile-tips&Itemid=70